DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Dorong Investasi Sawit Masuk Industri Hilir

yd
DPRD Kalteng Dorong Investasi Sawit Masuk Industri Hilir
Anggota DPRD Kalteng, H. Sudarsono

Hai Kalteng - Palangka Raya - 

Kelapa sawit masih menjadi salah satu penggerak penting ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng). Besarnya aktivitas di sektor perkebunan dinilai perlu diikuti dengan pengembangan industri pengolahan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah.

(Baca Juga : PKB Tekankan Anggaran Berbasis Hasil, Pendidikan dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan)

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, mengatakan sektor sawit selama ini memberikan dampak berantai terhadap kehidupan ekonomi masyarakat. Selain menghasilkan komoditas perkebunan, aktivitas tersebut turut menciptakan lapangan pekerjaan dan menghidupkan berbagai usaha pendukung.

“Kelapa sawit masih menjadi salah satu komoditas primadona. Dampaknya bukan hanya dari hasil kebunnya, tetapi juga dari berbagai kegiatan yang mengikuti mata rantai industri sawit, termasuk membuka peluang kerja,” kata Sudarsono, Senin (1/6).

Menurutnya, kontribusi tersebut masih dapat diperbesar melalui peningkatan investasi. DPRD Kalteng mendorong agar investasi tidak hanya diarahkan pada sektor perkebunan, tetapi juga masuk ke industri hilir dan usaha turunannya.

Pengembangan industri hilir dinilai dapat memberikan nilai tambah lebih besar bagi daerah. Semakin banyak produk sawit yang diproses di Kalteng, semakin panjang pula mata rantai ekonomi yang dapat dinikmati masyarakat.

“Kami berharap investasi di bidang kelapa sawit terus ditingkatkan, termasuk melalui pengembangan industri hilir dan sektor turunannya,” ujarnya.

Sudarsono mengatakan, DPRD juga akan mendorong pemerintah daerah menciptakan iklim usaha yang mendukung masuknya investasi. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui kebijakan yang memberikan kepastian bagi investor, termasuk pemberian insentif apabila memang diperlukan dan sesuai ketentuan.

Namun, kemudahan investasi menurutnya tetap harus dibarengi pengawasan. Setiap perusahaan maupun kegiatan industri wajib menjalankan usaha berdasarkan peraturan yang berlaku.

“Pemerintah daerah tetap perlu melakukan pengawasan agar seluruh aktivitas industri berjalan dengan baik dan menaati aturan. Kalau diperlukan, insentif juga bisa diberikan untuk mendorong perkembangan investasi,” katanya.

Di sisi lain, pembangunan industri sawit harus tetap memperhatikan keberadaan masyarakat sekitar. Kepentingan investasi, kata Sudarsono, perlu berjalan seiring dengan pemenuhan hak masyarakat dan terciptanya hubungan yang baik antara perusahaan dengan lingkungan sosialnya.

“Kami juga ingin memastikan hak-hak masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tetap diperhatikan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kotawaringin Timur dan Seruyan, Sudarsono menilai penguatan sektor sawit perlu dilakukan secara berkelanjutan. Investasi yang tumbuh diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.